PENDEKATAN FEMINIS: SEBUAH PARADIGMA BAKU DALAM KAJIAN FIQH BERKEADILAN GENDER Authors Saifuddin Abstract How to Cite Metrics References Similar Articles Dengan pengamatan sepiptas saja, tanpa harus melalui penelitian yang seksama, setiap pengamat masalah- masalah perempuan dan keperempuanan dapat melihat, bahwa perempuan sepanjang sejarah peradaban manusia hanya memainkan peran sosial ekonomi, apalagi politik riil sekali posisinya kalau dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini dimungkinkan karena adanya tatanan bangunan yang timpang, yaitu tatanan bangunan yang timpang, yaitu tatanan nilai dimana pria ditempatkan sebagai pihak superior (kuat) diharapkan perempuan yang inperior (lemah). Berabad-ahad tatanan ini cukup mapan dan dianggap sebagai suatu yang alamiah bahkan oleh kaum perempuan sendiri. PENDEKATAN FEMINIS: SEBUAH PARADIGMA BAKU DALAM KAJIAN FIQH BERKEADILAN GENDER (Saifuddin, Trans.). (2022). Al’Adalah, 5(2), 9-16. https://aladalah.lppmuinjember.com/index.php/aladalah/article/view/264 More Citation Formats ACM ACS APA ABNT Chicago Harvard IEEE MLA Turabian Vancouver Download Citation Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX Downloads Download data is not yet available. Submitted 2022-04-05 Downloads Full Text (English) 2022-04-05 Vol. 5 No. 2 (2002) Section Articles This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. This work is licensed under a Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0). How to Cite PENDEKATAN FEMINIS: SEBUAH PARADIGMA BAKU DALAM KAJIAN FIQH BERKEADILAN GENDER (Saifuddin, Trans.). (2022). Al’Adalah, 5(2), 9-16. https://aladalah.lppmuinjember.com/index.php/aladalah/article/view/264 More Citation Formats ACM ACS APA ABNT Chicago Harvard IEEE MLA Turabian Vancouver Download Citation Endnote/Zotero/Mendeley (RIS) BibTeX